Categories
Uncategorized

Makna Di Balik Bunga Myrtle

Tanaman myrtle telah menjadi simbol cinta, karenanya telah menjadi lambang untuk pernikahan.

Ia juga diyakini sebagai bunga para dewa, disakralkan oleh dewi Yunani Aphrodite, dewi cinta.

Sebagian besar waktu, murad digunakan sebagai karangan bunga pernikahan atau dekorasi untuk upacara pernikahan, dan digunakan dalam banyak ritual pernikahan. Tidak hanya merupakan lambang cinta, itu juga merupakan simbol kesucian. Bunga myrtle adalah mekar seperti bintang putih murni yang sangat menyenangkan mata.

Myrtle juga melambangkan keberuntungan. Diyakini bahwa menanam tanaman myrtle akan mengantar dalam kedamaian dan cinta ke rumah Anda. Tanaman ini juga dianggap sebagai representasi untuk umur panjang, serta kehidupan yang menyenangkan. Ini sangat elegan dan memancarkan aroma yang menyenangkan bahwa banyak orang suka menanamnya di rumah mereka.

Di bagian lain dunia, myrtle menandakan cinta dan keabadian, dan tanaman ini dianggap penting dan digunakan secara luas di semua bidang kehidupan.

Berikut Ini Adalah Makna Di Balik Bunga Myrtle

Nama: Myrtle

Warna putih

Bentuk: Seperti bintang

Fakta: Bunga myrtle, seperti bunga umum lainnya, diserbuki oleh serangga, sedangkan bijinya disebarkan oleh berbagai jenis burung yang memakan buah beri.

Pabrik tersebut berasal dari Asia Tenggara, khususnya Cina dan Jepang. Ini memiliki kelopak berkerut seperti krep, berbentuk seperti bintang. Ini adalah pohon yang umum dan populer di Asia, menjadi wilayah tropis.

Myrtle mudah ditanam, menerima kliping. Dan dengan bau yang menarik dan tampilan yang elegan, itu telah menjadi fitur yang sangat diperlukan di banyak taman Romawi, tempat tinggal Mediterania dan rumah-rumah Asia.

Myrtle dikenal tidak hanya karena keindahannya tetapi juga karena penggunaannya. Ini memiliki banyak kualitas obat yang bermanfaat. Daun dan batang tanaman ini dibuat menjadi minyak wangi yang membantu membersihkan saluran udara, aman untuk tua dan muda.

Beracun: Tidak

Jumlah Kelopak: Lima

Penafsiran Victoria: Cinta, Lambang Ibrani untuk Pernikahan.

Waktu Mekar: Murad dibudidayakan sebagai tanaman hias, dengan bunganya mulai mekar di bagian akhir musim panas.

 
Takhayul: Orang Yunani percaya bahwa murad itu suci bagi Aphrodite dan mereka tegas dalam membuktikan bahwa itu menguntungkan bagi perempuan karena Aphrodite – dan juga simbol yang baik untuk petani karena Demetrius. Orang kuno juga menyatakan bahwa itu adalah simbol keabadian dan menggunakan myrtle dalam ramuan cinta dan pengobatan untuk penyakit.

Bentuk: Sementara tanaman adalah pohon kecil atau semak dan daunnya panjangnya 3-5 cm, bunga myrtle berbentuk seperti bintang, membuatnya sangat menarik bagi manusia dan serangga penyerbuk sama.

Kelopak: Myrtle memiliki lima kelopak, yang biasanya berwarna putih. Ini juga memiliki sepal serta banyak benang sari.

Numerologi: Nama myrtle ditandai oleh nomor 3 yang menandakan sosialisasi dan seni serta kegembiraan hidup

Warna: Bunga Myrtle umumnya putih, dan buah-buahan biasanya berwarna biru-hitam. Namun, ada varietas yang beri beri warna kuning-kuning.

Jamu dan Obat: Tanaman myrtle telah digunakan untuk mengobati berbagai infeksi pernapasan termasuk batuk dan bronkitis. Ini adalah zat yang sangat baik dan digunakan untuk meningkatkan pencernaan yang baik serta mengobati masalah saluran kemih dan infeksi luka.

Myrtle juga anti-inflamasi dan anti-infeksi dan digunakan untuk mempercepat berbagai proses penyembuhan. Ini juga telah digunakan sebagai pengobatan diabetes. Kontribusi obat myrtle yang paling menenangkan dan paling umum berasal dari daunnya: minyak aromatik. Wewangian yang segar dan jernih ini sangat bagus untuk membersihkan saluran hidung bagi orang muda dan orang tua. Minyak atsiri juga memiliki efek positif pada sinusitis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *